Rabu, 26 Juli 2017
Home / SEPUTAR BANTEN / LEBAK / Karyawan Salon Jalankan Prostitusi ABG

Karyawan Salon Jalankan Prostitusi ABG

SERANG, (KB).- Bisnis prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur kembali diungkap jajaran Polda Banten. Kali ini, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Lebak yang mengungkap kejahatan eksploitasi terhadap anak tersebut.

Dalam ungkap kasus ini, petugas meringkus mucikari berinisial SBI (25) dan mengamankan FAO, gadis berusia 16 tahun yang dijadikan pekerja seks komersil (PSK).

Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin mengatakan, pengungkapan kasus protitusi anak ini bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu oleh petugas ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan. Petugas yang telah mendapat nomor telepon tersangka SBI lalu menghubunginya dan berpura-pura sebagai pria hidung belang.

Melalui komunikasi itu, petugas dan tersangka kemudian membuat janji untuk bertemu di Hotel Mutiara, Kampung Ojar, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.

Pada Kamis 4 Mei 2017 sekitar pukul 23.00 tersangka membawa tiga PSK yang ditawarkan kepada petugas. Ketiga PSK itu masing-masing FAO, DSF (19) dan SS (19). Untuk sekali kencan dengan salah satu PSK tersebut, tersangka memasang tarif Rp 700 ribu.

“Pada saat pertemuan itulah petugas menangkap. Tersangka dan ketiga PSK tersebut dibawa Mapolres Lebak untuk diperiksa mendalam,” ujar AKBP Zaenudin.

Saat penangkapan terhadap pria yang bekerja sebagai karyawan salon itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 dus isi 12 kondom, 2 unit handphone (HP) dan uang tunai Rp 800 ribu.

“Barang-barang yang disita tersebut akan dijadikan barang bukti untuk menjerat tersangka di pengadilan,” katanya.

Atas perbuatannya, warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak dijerat dengan Pasal 88 jo Pasal 296 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 506 KUH Pidana.

Sebelumnya, Senin (1/5) malam, Petugas UPPA Satreskrim Polres Pandeglang mengungkap kasus perdangan anak dibawah umur. Korban PH, gadis berusia 16 tahun asal Kecamatan/Kabupaten Pandeglang. Ia dijual mucikari MN alis KCP (25) seharga Rp 700 ribu untuk sekali kencan dengan pria hidung belang.

Dari pengungkapan kasus itu petugas mengamankan barang bukti berupa uang Rp 600 ribu dan satu unit HP. Untuk proses hukum selanjutnya, tersangka MN alias KCP kini meringkuk di sel Mapolres Pandeglang. ***


Sekilas Info

Zul Sosialisasi kepada Guru

SERANG, (KB).- Anggota MPR, Dr Zulkiflimansyah menggelar sosialisasi tentang Demokrasi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *