Selasa, 12 Desember 2017

Kantor Gojek Ditutup Sementara

SERANG, (KB).- Pemerintah kota (Pemkot) Serang akhirnya menutup sementara kantor ojek online atau Gojek yang berada di Jl. Kiai Haji Sokhari, Kidang Sumur Pecung, Kota Serang. Penutupan tersebut dilakukan karena pengelola Gojek selalu mangkir dalam setiap mediasi. Penutupan kantor Gojek tersebut disambut sujud syukur ribuan ojek pangkalan (Opang) yang melakukan aksi di depan Pusat Pemerintah Kota Serang, Senin (13/11/2017).

Mereka mengibarkan bendera kuning dan membawa keranda jenazah yang diletakkan di gerbang Puspemkot Serang. Aksi tersebut menuntut pemerintah untuk memberikan kejelasan agar tidak ada lagi masalah antara Opang dan Gojek. Sekitar pukul 10.15, ribuan Opang melakukan doa bersama dan pengajian di depan gerbang Puspemkot. “Ini aksi keempat, setelah kami melakukan aksi di depan kantor gubernur, DPRD Banten, dan Puspemkot Serang. Kami sudah cape orasi dan audiensi. Aksi keempat in merupakan aksi damai yang diisi dengan yasinan saja,” ujar koordinator lapangan, Amrul.

Dia mengatakan, semua Opang bersyukur atas keputusan pemerintah yang menutup sementara kantor Gojek. Sejak awal, Opang menginginkan bisa duduk bersama dengan pengelola Gojek, namun tetap saja tidak datang. “Mudah-mudahan nanti bisa datang agar sama-sama mencari solusi dan tidak menimbulkan anarkis,” tuturnya.

Setelah ditutup sementara, kata dia, Opang akan memfoto pengemudi dan menyita atribut Gojek serta mencatat plat nomor jika masih ada pengemudi Gojek yang berkeliaran. Semua bukti itu, kata dia, akan diserahkan kepada Pemkot Serang. Selain Opang, Satpol PP Kota Serang juga akan melakukan sweping. “Kami akan stop dulu dan menanyakan, jika masih ada Gojek yang beroperasi,” ucapnya.

Jaga keamanan

Sementara itu, Sekda Kota Serang, Tubagus Urip Henus menjelaskan, Pemkot Serang telah menutup sementara kantor Gojek dan meminta semua pihak menjaga keamanan hingga pihak Gojek mau duduk bersama. “Undangan pertama tidak ada yang hadir sementara desakan Opang jika tidak dibuat keputusan akan membahayakan,” kata Urip.

Dia mengatakan, keputusan yang diambil yaitu menutup sementara kantor Gojek hingga pengelola mau datang dan duduk bersama. Surat peringatan, juga langsung dikirim ke kantor tersebut. “Kepada kepolisian dan Satpol PP, kami minta untuk bisa menjaga keamanan agar tidak main hakim sendiri,” katanya.

Jika pihak Gojek tidak mau duduk bersama, maka pemerintah akan menutup secara permanen. “Nanti Satpol pp dan Dishub akan menginfokan kepada driver Gojek terkait hal ini. Alasan mereka terlalu banyak, ketika kami undang untuk mediasi,” ujarnya.

Wali Kota Serang, Tb. Haerul Jaman mengatakan, akhir-akhir ini memang ada permasalahan terkait angkutan roda dua yaitu antara Opang dan Gojek. Kota yang akan berkembang, kata dia, harus mengakomodasi semua pihak, karena ini akan memberikan solusi kepada masyarakat. “Kami sedang membangun komunikasi dengan kedua pihak tersebut. Beberapa waktu lalu, kami meminta pihak Gojek untuk duduk bersama, tetapi tidak datang,” kata Jaman.

Usai melakukan aksi, ribuan Opang melakukan konvoi dengan melintasi jalanan di Kota Serang. Namun ketika melintasi beberapa jalur, sempat terjadi penarikan atribut Gojek oleh Opang, tetapi hal tersebut langsung diamankan pihak kepolisian. (TM)***


Sekilas Info

honorer kelurahan

Aktivis Nilai Perlindungan HAM Belum Ditegakkan

SERANG, (KB).- Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional diwarnai aksi unjuk rasa aktivis mahasiwa yang …

2 comments

  1. gojek masuk kota serang harusnya bangga bukan memusuhi.kota serang dengan adanya gojek makin maju. Makin menjamur tempat2 Makan.investor2 Makanan mulai brani masuk kota serang. Zaman teknologi canggih pake online Sudan biasa dikota2 berkembang.klo mau maju harus siap bersaing dunk…pikirkan gimana cara bersaing secara positif itu baru benar

    • Setuju…gojek itu lebih mobile dan praktis dibanding opang. Maaf bkn diskiriminasi, harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dong. Mau ga mau masyarakat jg akan menilai mana yg lbh menunjukkan point positif antara gojek dan opang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *