Sabtu, 18 November 2017
Sejumlah pencari kerja sedang melihat daftar perusahaan di acara Job Matching yang digelar SMK 2 Kota Serang, Selasa (7/11/2017). Bursa kerja yang diikuti 40 perusahaan tersebut digelar hingga 10 November mendatang.*

”Job Matching” Diserbu Pencaker

SERANG, (KB).- Ribuan pencari kerja  (pencaker) memadati lokasi Job Matching di SMKN 2 Kota Serang, Ciceri, Kota Serang, sejak dibuka 6 November lalu. Lebih dari 40 perusahaan membuka ribuan lowongan kerja bagi lulusan SMK/SMA/sederajat pada kegiatan yang akan berlangsung hingga 10 November ini.

”Ada 40 lebih perusahaan yang terlibat, dengan jumlah lowongan kerja bisa 10.000, bisa 15.000 lebih yang ditawarkan. Hari pertama pembukaan tanggal 6 kemarin baru 26 perusahaan, hari ini bisa menambah lagi, acara ini di buka mulai pukul 08.00-16.00,” katanya. Para pencari kerja yang mendaftar tidak hanya dari lulusan SMK saja tapi juga terdapat beberapa dari lulusan sarjana sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Adi mengatakan, dengan adanya Job Matching di SMK membawa angin segar bagi para lulusan dari SMK maupun SMA yang membutuhkan pekerjaan. ”Sekitar 1.000 lebih para pencari kerja memadati acara Job Matching SMK 2017. Antusiasme para pencari kerja ini sangat tinggi, terbukti kalau di Banten masih banyak yang menganggur. Dengan adanya Job Matching ini bisa memberi kemudahan bagi para pencari kerja untuk lulusan SMK dan SMA,” ujarnya.

Ia mengatakan, Job Matching ini berbeda dengan kegiatan-kegiatan lainnya. Dari 40 perusahaan itu ada yang langsung menyeleksi pencari kerja langsung di tempatnya. ”Di sini perusahaan akan melakukan perekrutan langsung di lokasi Job Matching. Di hari pertama ada satu perusahaan yang menggelar tes langsung dan di hari berikutnya juga akan di lakukan tes,” ucapnya.

Job Matching tersebut, kata dia, sebagai upaya menekan angka pengangguran, dan memberikan peluang pada lulusan SMK agar dapat menempuh dunia kerja dengan lebih mudah. Diharapkan, lulusan SMK dapat diterima pada perusahaan-perusahaan yang sesuai dengan jurusan dan keahliannya masing-masing. ”Yang kita inginkan adalah diterimanya peserta untuk bekerja. Walaupun tidak mengurangi pengangguran yang ada di Provinsi Banten tapi bisa memberi kesempatan bagi yang lulusan untuk bisa bekerja,” tuturnya.

Ia berharap dengan adanya Job Matching ini gratis untuk siapa saja yang ingin bekerja dan bisa memberikan peluang bagi mereka yang ingin bekerja. ”Job Matching ini gratis, biayanya dari pemerintah. Harapannya untuk membantu para lulusan untuk bisa bekerja, kalau dibutuhkan 1.000 lowongan dan mereka bisa diterima kan kami juga senang. Artinya, bisa membantu pemerintah mengatasi pengangguran walaupun tidak banyak,” katanya. (DE)***


Sekilas Info

“Sepatu Orang Lain” Buku Karya Wanita Banten Dibedah di Swiss

Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga lima ratus ribu rupiah. Ketika kawan kita membeli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *