Rabu, 20 September 2017

Jelang PON Papua 2020, Banten Berharap Drum Band Dipertandingkan

SERANG, (KB).- Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Banten berharap agar cabang olah raga (cabor) drum band dapat dipertandingkan pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua 2020 mendatang. Alasannya, Banten memiliki peluang medali emas pada cabang tersebut, dibuktikan pada keikutsertaan mereka di PON XIX Jawa Barat.

Diketahui, pada keikutsertaan Banten di PON XIX Jawa Barat, kontingen Banten meraih tiga medali emas dari cabor drum band. Bahkan, medali emas pertama PON XIX tersebut disumbangkan dari cabor drum band untuk Banten. Akan tetapi, hingga saat ini tuan rumah Papua, belum mengonfirmasi apakah akan mempertandingkan drum band atau tidak.

Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengaku, pihaknya sangat berharap agar drum band tetap dapat dipertandingkan di PON XX Papua nanti. Bahkan, ia sudah memberi masukkan ke Pengprov Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Banten, untuk berkoordinasi dengan tuan rumah PON XX Papua. “Kami sangat berharap sekali, itu sangat kami harapkan untuk dipertandingkan. Makanya kami juga memberikan masukkan ke pengurus drum band. Jika bisa usahakan koordinasi dengan tuan rumah. Karena apapun tuan rumah nanti yang menentukan, jika mereka mau mempertandingkan pasti akan dipertandingkan,” ujarnya.

Menurut dia, akan sangat disayangkan jika drum band tidak dipertandingkan pada PON XX di Jawa Barat nanti, karena cabor tersebut salah satu lumbung medali emas untuk Banten. “Ya sangat disayangkan jika tidak dipertandingkan, makanya Pengprov juga harus terus berkoordinasi ke Pengurus Pusat, untuk mengusulkan agar dipertandingkan. Agar PB PDBI nanti membujuk Papua untuk mempertandingkan drum band,” katanya.

Ia mengaku pihaknya pun akan menyampaikan keinginan tersebut ke KONI Pusat, agar drum band tetap dipertandingkan pada PON XX. Meskipun keputusan tetap berada di tuan rumah, yakni Papua. Selain drum band, cabor berkuda yang juga menyumbangkan medali untuk Banten di PON Jawa Barat, juga mengalami nasib yang sama. Hingga saat ini belum mendapat kejelasan dipertandingkan atau tidak pada PON XX Papua.

“Berkuda sepertinya jadi, karena di SEA Games itu dipertandingkan kan mengacunya kesana. Nanti bergantung dari PB. Memang untuk transportasi membawa kudanya akan sulit. Akan tetapi, bisa jadi cabor berkuda itu tetap dipertandingkan, tapi tidak diselenggarakan di Papua. Bisa saja diselenggarakannya di Jakarta, karena itu kan domainnya dari PB masing-masing cabor,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov PDBI Banten Haridoyo mengatakan, pihaknya belum mendapat kepastian, namun hal itu dibahas dalam Rakernas PB PDBI agar drum band tetap dipertandingkan. Bahkan, tuan rumah Papua pun membuka ruang untuk mempertandingkan drum band. “Dalam Rakernas sudah dibahas, dan dari Papua sebenarnya akan membuka kembali ruang itu. Tapi semua bergantung PB, jadi bisa dorong tuan rumah. PB Harus bisa memberikan pemahaman ke tuan rumah. Jika sampai tidak dipertandingkan kan sangat disayangkan untuk Banten, kemarin kan drum band dapat tiga emas,” tuturnya. (H-43)***


Sekilas Info

Matik Race Championship: Pembalap Kota Serang Naik Podium

SERANG, (KB).- Tiga pembalap Kota Serang berhasil naik podium pada ajang Matik Race Championship Seri 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *