Sabtu, 18 November 2017
Badan jalan A. Yani Pasar Pandeglang tergenang banjir, Jumat (10/11/2017).*

Jalan A.Yani Pandeglang Tergenang Banjir

PANDEGLANG, (KB).- Hujan deras mengguyur wilayah perkotaan mengakibatkan ruas jalan A. Yani Pasar Pandeglang tergenang banjir, Jumat (10/11/2017) sekitar pukul 14.30. Banjir setinggi sekitar 20 centimeter itu menghambat arus lalulintas dan banyak kendaraan roda dua yang terjebak banjir saat melintas di jalan tersebut.

Salah seorang warga Pandeglang, Munadi mengatakan, banjir kali ini hanya setinggi sekitar 20 centi meter, dan banjir hanya merendam badan jalan. Namun sehari sebelumnya saat intensitas curah hujan tinggi mengguyur wilayah Pandeglang mengakibatkan banjir menggenangi badan jalan A. Yani setinggi 30 centi meter. Bahkan banjir akibat hujan deras sempat naik ke badan trotoar pasar Pandeglang.

“Sudah beberapa kali pergantian kepala daerah, jalan A. Yani sulit lepas dari ancaman banjir.Padahal lokasi banjir ini ada di pusat kota, tepatnya pasar Pandeglang yang merupakan jalan kelas provinsi. Kami harap Pemprov bisa ikut mencari solusi agar jalan tersebut bisa terhindar dari banjir,” katanya.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Nurdin mengaku tidak asing mendengar informasi banjir menggenangi badan jalan Pasar Pandeglang. ?Sebab, sudah puluhan tahun jalan itu tidak pernah aman dari banjir. “Rasanya sulit untuk mengantisipasi banjir di jalan tersebut, karena penyebabnya satu yakni masalah drainase atau saluran pembuangan air ?yang kurang representatif,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak mungkin bisa memperbaiki badan jalan tersebut, karena kewenangan provinsi. Namun pemerintah bisa menyampaikan usulan ke provinsi agar bisa membangun drainasi yang optimal di jalan A. Yani.

“Jalan A. Yani ini posisinya berada di dataran rendah. Air dari Curugsawer dan dari arah tugu jam Alun-alun turun ke jalan A. Yani. Sedangkan di jalan itu tidak ada drainase yang bisa menampung tumpahan air hujan. Akibatnya banjir pun sulit dihindari,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Pandeglang, Dadi Supriadi mengaku sempat mendapat laporan banjir di jalan A.Yani. Laporan itu dari masyarakat. “Ya, setiap turun hujan, jalan A.Yani menjadi langganan banjir. Jalan ini memang sulit bebas dari banjir, karena drainasenya bisa saja tidak berfungsi atau tersumbat sampah. Bisa juga drainasenya kurang memadai menampung tumpahan air hujan,” katanya.
Menurutnya, jalan tersebut memang kewenangan provinsi, namun untuk trotoar bisa saja dibangun pemerintah daerah. Tetapi provinsi harus tetap membantu penganggarannya. (EM)***


Sekilas Info

Dewan Soroti Nota RAPBD Pandeglang 2018

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah fraksi di DPRD Pandeglang menyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota Raperda APBD 2018 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *