Rabu, 20 September 2017

Jadi Ikon AKCF 2017, Sate Bandeng Makin Dikenal

Perlombaan memasak yang menjadi rangkaian Anyer Culture Festival (AKCF) 2017 bersama perwakilan masing-masing warga dari kecamatan di Kabupaten Serang mendapat apresiasi dari Junior Juna Rorimpandey atau dikenal dengan chef (juru masak) Juna yang menjadi ikon dalam acara tersebut di Anyer, Ahad (20/8/2017).

Juna mengaku sudah empat kali datang ke Anyer. Terakhir datang dengan tujuan berlibur sehingga menjadi kesempatan baginya ketika mendapatkan undangan ke Anyer untuk mengisi acara tersebut.
“Merasa istimewa saya diundang ke sini karena bisa bekerja sama dengan pemerintahnya langsung untuk membantu memeriahkan acara yang cukup meriah ini,” katanya.

Ia mengatakan, untuk memajukan kuliner di Kabupaten Serang dibutuhkan kreativitas dan kerja sama antar pengusaha untuk menjadikan kuliner tersebut yang bertema besar dalam sebuah event.
“Contohnya, ikan bandeng yang menjadi ikon di sini. Buat acara tersebut dan gunakan bandeng menjadi tema yang dikemas dengan konsep matang secara otomatis makanan tersebut akan terangkat dan dikenal,” ujarnya.

Selain itu, masih kata Juna, untuk mengelola masakan daerah harus berpikir keras karena masakan tersebut dikelola dengan versi baru yang tidak meninggalkan kearifan lokal dalam masakan tersebut. Sehingga diharapkan bisa menambah citra rasa lebih baik. “Selain sate bandeng ada juga masakan yang dikenal menjadi hidangan para sultan dahulu kala yakni rabeg. Sebelum memasak rabeg saya melakukan percobaan terlebih dahulu dan mengalami kegagalan juga. Tetapi, tidak berhenti sampai disitu karena saya ingin menciptakan rasa sesuai selera mayoritas masyarakat Indonesia. Artinya, disini dibutuhkan ketekunan dan kreativitas,” tuturnya.

Juna optimistis jika bandeng bisa lebih luas dikenal dengan adanya dukungan kepala daerah dan masyarakat. Event AKCF merupakan bukti nyata yang mengangkat seluruh kearifan lokal di Anyer. Seperti masakan, perlombaan dan pameran yang diadakan. “Ke depan, makanan apa yang ingin diangkat untuk menaikkan rating tinggal dilakukan untuk riset dan laksanakan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku senang dengan hadirnya Chef Juna dalam acara tersebut. Selain menjadi ikon yang mengangkat kuliner di Kabupaten Serang berhasil membuat pengunjung terhibur dengan demo masak rabeg. “Kehadiran Chef Juna bisa membantu untuk promosikan makanan yang ada di Kabupaten Serang melalui AKCF,” kata Tatu.

Bupati juga mengapresiasi atas masukan Chef Juna untuk mengangkat makanan lokal bisa naik ke nasional, tinggal pemerintah daerah beserta masyarakat akan melakukan kerja sama untuk melakukan apa yang sudah dipaparkan Chef Juna. “Tadi kita sempat diskusi makanan apa yang cocok untuk dinaikkan ke nasional. Seperti rendang yang dikenal di Padang dan gudeg adalah Jogja. Jika masyarakat luar menyebutkan bandeng maka akan ingat Kabupaten Serang,” ucapnya.(Himawan Sutanto)***


Sekilas Info

Aktivitas Sejarah di Perkebunan Cisalak Baru

Perkebunan Cisalak merupakan perkebunan pemerintah di bawah PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII), lokasinya berada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *