Kamis, 19 Oktober 2017

Hilangkan Stigma Kumuh Banten Lama

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menginginkan proses revitalisasi kawasan wisata religi Banten Lama yang berlokasi di Kecamatan Kasemen, Kota Serang segera terlaksana, sehingga stigma kumuh di kawasan tersebut dapat hilang. “Jadi yang kumuh mau kita rapikan, yang kotor kita bersihkan. Kita sebagai warga Banten yang keturunan sultan, kita punya tanggung jawab moral, masa kita mau biarkan kumuh gitu, kalau dibiarkan, bikin malu,” kata Wahidin, seperti dilansir Okezone, Jumat (7/7/2017).

Baca Juga: Soal Penataan Banten Lama, Pemprov Banten Bukan Ambil Alih Pengelolaan

Wahidin menambahkan, dia pun tidak akan ikut campur terkait bagaimana nanti pengelolaan Banten Lama jika sudah direvitalisasi. Dia menegaskan, pemprov nantinya fokus untuk melakukan penataan fasilitas yang belum maksimal di kawasan tersebut.  “Kalau pengelolaannya nanti saya serahkan ke undang-undang, apakah melalui kenadziran atau kesultanan itu saya tidak mau campuri. Yang jelas saya tidak setuju kalau itu kumuh, tidak senang kalau itu kotor, tidak senang kalau orang yang mau ziarah jadi terganggu, biar nyaman,” ujarnya

Mulai Tahun Depan

Dia menerangkan, nantinya pihak yang bertugas untuk melakukan pengelolaan di kawasan Banten Lama usai direvitalisasi harus sesuai dengan kesepakatan bersama.  “Ya itu terserah kesepakatan masyarakat sama keturunannya nanti bagaimana, pokoknya siapapun yang mengelola, saya yang harus perbaiki, yang jelek bikin bagus yang kotor dibikin bersih. Di situ kan tempat sakral, tempat suci, kita hormati dong,” ucap WH.

Ia pun menargetkan wacana terkait revitalisasi kawasan religi Banten Lama sudah bisa berjalan mulai tahun depan. Salah satu sektor yang akan difokuskan untuk pembangunan di wilayah tersebut yakni perbaikan jalan masuk dan penataan beberapa kawasan kumuh milik warga.  “Sekarang desainnya sudah ada, mudah-mudahan tahun depan udah mulai jalan. Kita juga bilang ke pemerintah kota, kalau ga sanggup memperbaiki, kita yang akan bangun, kalau gak bisa terkait dananya, kita yang akan ongkosin. Banten itu kan banyak destinasi tapi tidak terurus, jadi harus kita urus mulai sekarang,” tuturnya menandaskan. (Suni/KB)***

Baca Juga: Pengelolaan dan Penataan Banten Lama, Dewan Kota: Lebih Baik Diambil Alih Pemprov


Sekilas Info

Juru Pelihara Khawatirkan Galian di Sekitar Situs Patapan

Situs patapan yang berlokasi di Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin Kabupaten Serang merupakan salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *