Sabtu, 18 November 2017
Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa menandatangani MoU dan PKS E-Samsat Nasional di Jakarta (7/9). Bank Banten tergabung dalam Program E-Samsat Nasional yang digagas oleh Korlantas Polri bersama Pembina Samsat Tingkat Nasional.*

Gabung Program E-Samsat, Bank Banten Berharap Tingkatkan Pengelolaan DPK

SERANG, (KB).- PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) ikut bergabung dalam Program e-Samsat Nasional. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan dana pihak ketiga (DPK) di Bank Banten.

Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, program e-Samsat akan memberikan kemudahan dalam pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), Bea Balik Nama secara online melalui channel teller dan mesin ATM.

”Potensi transaksi dari e-samsat ini per tahun cukup besar untuk peningkatan DPK. Selain itu, kami berharap agar nasabah kami dapat menggunakan layanan perbankan dengan teknologi yang canggih,” tuturnya kepada Kabar Banten, Jumat (10/11/2017).

Fahmi Bagus mengatakan, nantinya akan ada banyak transaksi dari para wajib pajak yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. ”Sehingga upaya kami dalam mengembangkan bisnis baru Bank Banten dapat memberikan hasil yang maksimal. Dengan layanan e-Samsat Nasional diharapkan dapat mengefisienkan waktu pelayanan,” katanya.

Program E-Samsat Nasional digagas oleh Korlantas Polri bersama Pembina Samsat Tingkat Nasional dengan melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) E-Samsat Nasional. Sementara, penandatanganan MoU dan PKS E-Samsat Nasional dilakukan oleh Direktur Utama Bank Banten bersama Gubernur Banten.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolri, tujuh gubernur dan tujuh Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali, empat Direksi Bank Badan Usaha Milik Negara serta tiga Direksi Bank Swasta yang ditunjuk sebagai bank penyelenggara E-Samsat Nasional.

Untuk menunjang program E-Samsat, kata Fahmi Bagus, saat ini Bank Banten telah melakukan penguatan infrastruktur seperti penambahan ATM dan juga akses terhadap layanan perbankan khususnya di wilayah Banten. Bank Banten meningkatkan akses transaksi dengan menambah jumlah ATM di ruang layanan publik seperti di rumah sakit, kantor pemerintahan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat dan di pusat perbelanjaan serta mini market. ”Total ATM yang dimiliki oleh Bank Banten hingga Juli 2017 adalah sebanyak 95 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Fahmi.

Selain penambahan ATM, dia menjelaskan, Bank Banten juga telah mengoperasikan mobil kas keliling yang disebut Bank Banten Sarana Mobil Antar Transaksi (SmartVan). Bank Banten SmartVan dilengkapi dengan ATM melengkapi customer service dan teller yang ditugaskan untuk dapat melayani nasabah layaknya pada sebuah kantor cabang.

”Saat ini sudah beroperasi 5 unit SmartVan di wilayah Serang, Cilegon, Lebak, Tangerang dan Tangerang Selatan untuk melayani transaksi tunai dan non tunai. SmartVan ini dapat menjangkau wilayah yang belum terjangkau oleh kantor Bank Banten, sehingga nasabah dapat dengan mudah mengakses layanan kami,” ucapnya. (TM)***


Sekilas Info

Banten Expo 2017 Siap Digelar Besok

Perhelatan Banten Expo 2017 yang akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *