Sabtu, 18 November 2017

Festival Tanjung Lesung Targetkan 5.000 Wisatawan

SERANG, (KB).- Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten menargetkan kedatangan pengunjung pada Festival Pesona Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang pada 22-24 September ini, mampu menyedot 5.000 wisatawan. Target kedatangan tidak hanya dari wisatawan lokal, melainkan juga wisatawan luar Banten dan asing. Kepala Dispar Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung program Festival Tanjung Lesung. Tidak hanya perlombaan olah raga, sejumlah kegiatan rekreasi bahari juga akan ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Akan ada banyak kegiatan yang dilakukan dalam festival pesona Tanjung Lesung tahun 2017 ini. Penyelenggaraan festival yang mengangkat tema ”Sport & Adventure” ini akan ada sejumlah kegiatan seperti Rhino XTriathlon, lomba MTB XC Marathon (Mountain Bike Cross Country) dan Sunset Trail Run. Sedikitnya puluhan peserta dari 6 negara yang akan tampil dalam beberapa perlombaan yang digelar. “Persiapannya sudah mendekati 100 persen dan semuanya sudah siap. Dari informasi sementara sudah ada 6 negara yang menjadi peserta nanti. Bahkan catatannya sudah lebih dari 700 peserta yang mendaftar dan ikut perlombaan,” tuturnya.

Selain itu, terdapat pula sejumlah kegiatan yang bersifat lokal seperti festival bebegig dan lomba kolecer.
“Festival bebegig itu adalah orang-orangan sawah untuk mengusir hama sawah seperti burung hantu atau tikus. Apalagi Pandeglang kan dikenal sebagai daerah lumbung padi,” kata Eneng. Oleh karena itu, untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, pihaknya meminta seluruh pihak bisa ikut menyukseskan kegiatan Festival Pesona Tanjung Lesung.  “Apalagi Tanjung Lesung sebagai kawasan ekonomi khusus yang masuk program strategis nasional diperlukan pengenalan secara komprehensif. Tidak hanya dari pihak pemerintah, akan tetapi hal itu juga perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak di Provinsi Banten,” kata Eneng.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita mengajak masyarakat Indonesia terutama Pandeglang untuk mendukung dan memeriahkan Festival Tanjung Lesung. “Saya mengajak masyarakat beramai-ramai mengunjungi Festival Tanjung Lesung, sehingga gemanya lebih besar,” tutur Irna belum lama ini.
Menurutnya, kegiatan Festival Tanjung Lesung merupakan media promosi Pantai Tanjung Lesung yang telah ditetapkan sebagai lokasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan objek wisata lain yang ada di Pandeglang. “Kita berharap adanya festival ini akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya ke Pantai Tanjung Lesung, dan umumnya ke objek wisata lain di Pandeglang,” ujarnya.

Pemerintah pusat menetapkan Tanjung Lesung sebagai destinasi pariwisata nasional dan masuk dalam program pengembangan daya tarik pariwisata. Pembangunan Tanjung Lesung menjadi salah satu rencana strategis pemerintah pusat, karena itu telah diprogramkan dibentuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Pembangunan kawasan wisata Tanjung Lesung, dilakukan lintas sektoral, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan serta Pemerintah Provinsi Banten. Lahan KEK yang mencapai 1.500 hektare juga menjadi daya tarik pengunjung, apalagi banyak fasilitas yang disedikan di dalamnya sehingga wisatawan akan betah tinggal. Dalam KEK Tanjung Lesung akan dibangun 26 hotel, resort dan kondominium serta fasilitas lainnya termasuk lapangan golf dan tempat pendidikan. (H-42/Ant)***


Sekilas Info

Kerkhoff, Makam Belanda di Banten Lama

Banten Lama salah satu kawasan yang menyimpan berbagai tinggalan arkeologis ini, sepertinya tidak habis-habisnya mengungkapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *