Rabu, 20 September 2017

Festival Pesona Tanjung Lesung Diluncurkan, Menpar: Wisata Bahari Keunggulan Banten

JAKARTA, (KB).- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Banten siap menghelat ajang Festival Pesona Tanjung Lesung 2017, pada 22-24 September mendatang. Festival yang mengangkat tema “Sport & Adventure” tersebut secara resmi diluncurkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Menurut Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, pariwisata bahari merupakan destinasi wisata unggulan yang dimiliki Provinsi Banten yang patut dikembangkan. Banten itu keunggulannya di wisata bahari,” ujar Arief. Arief menuturkan, dengan potensi pariwisata yang dimiliki oleh Provinsi Banten seperti budaya, potensi bahari hingga kuliner, akan mudah menarik wisatawan untuk berkunjung ke Banten, dengan memenuhi persyaratan seperti aksesibilitas menuju destinasi wisata. “Banten itu mudah dijual, marketnya lokal, jika ingin jadi wisata tingkat dunia, aksesibilitasnya harus dipenuhi,” katanya.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Banten memiliki potensi wisata yang luar biasa dengan ditetapkannya “Banten 7 Wonders”. Banten terus melakukan pembenahan diberbagai sisi, seperti infrastruktur yang juga kemudian akan bermuara di KEK Tanjung Lesung. “Banten sangat potensial, kita punya 7 Wonders Banten dan semua akan bermuara di Tanjung Lesung, dengan memperbaiki berbagai infrastruktur penunjang,” kata Wahidin.

Menurutnya, Banten merupakan daerah yang memesona. Pesona tersebut diharapkan mampu membangun ekonomi masyarakat Banten itu sendiri.  “Tidak salah Banten dijadikan sebagai daerah yang memesona oleh Kementerian Pariwisata yang diharapkan multiplier efeknya bisa meningkat pertumbuhan ekonomi di Banten,” ujarnya. Festival Tanjung Lesung 2017 bertemakan sport and adventure tourism yang ditargetkan mendatangkan sebanyak 3.000 pengunjung.

Festival akan diisi dengan berbagai kegiatan seru dan menarik seperti Rhino XTriathlon (Rhino Cross Triathlon), sebuah ajang kejuaraan nasional cross triathlon pertama di Indonesia yang terdiri dari lomba berenang, balap sepeda dan lari melintasi keindahan dan tantangan alam Tanjung Lesung yang begitu eksotis.

Selain itu, ada juga Festival Kolecer dan Festival Bebegig di Tanjung Lesung Festival 2017 sebagai atraksi wisata. Kolecer dan bebegig itu berfilosofi sebagai pengusir hama. Sebagai kreativitas menjaga ketahanan pangan masyarakat, mengingat Kabupaten Pandeglang sebagai lumbung pangan nasional.
Hadir pada acara peluncuran tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita, Direktur PT Banten West Java Purnomo, Ketua Komisi III DPRD Banten Iskandar, Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati serta Jajaran Kementerian Pariwisata RI. (H-42)***


Sekilas Info

Aktivitas Sejarah di Perkebunan Cisalak Baru

Perkebunan Cisalak merupakan perkebunan pemerintah di bawah PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII), lokasinya berada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *