Selasa, 17 Oktober 2017
ENGURUS PHRI beserta tamu undangan foto bersama usai pembukaan uji kompetensi yang dilakukan oleh PHRI bekerja sama dengan HCI dan Kementerian Pariwisata di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (29/9/2017).*

Dorong Pertumbuhan Pariwisata, Ratusan Karyawan Hotel Uji Kompetensi

SERANG, (KB).- Ratusan karyawan hotel dan restoran se-Kota Serang mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bekerja sama dengan Hospitaly Cakrawala Indonesia (HCI) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (29/9/2017). Selain untuk meningkatkan profesionalisme karyawan hotel dan restoran, uji kompetensi juga sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan pariwisata.

Ketua PHRI Banten, Ahmad Sari Alam mengatakan, keberadaan karyawan dalam satu hotel atau restoran mempunyai peran penting, utamanya dalam penampilkan kesan baik bagi para pengunjung.
”Memberikan kompetensi kepada karyawan hotel sehingga menimbulkan hotel dan restoran yang baik,” katanya, kemarin.Secara keseluruhan, jumlah karyawan dan hotel se-Banten lebih dari 15. 000 orang. Ribuan karyawan tersebut sama sekali belum pernah mengikuti uji kompetensi. Karena itu, kegiatan serupa akan terus dilakukan dengan cara menyasar seluruh kabupaten/kota. ”Jumlah karyawan hotel dan restoran 15.000, uji kompetensi baru mulai (kemarin),” ujarnya.

Ketua Harian BPD PHRI Banten, Ashok Kumar menuturkan, sumber daya manusia (SDM) di lingkungan hotel dan restoran perlu dibranding, sehingga kualitasnya tidak kalah dengan kabupaten/kota lain. ”Dengan mereka (karyawan hotel dan restoran) lulus uji kompetensi, akreditasinya dari BNSP,” tuturnya. Uji kompetensi juga dilakukan agar karyawan hotel dan restoran mempunyai sertifikasi jelas, atau bukan karyawan bodong.  ”Kompetensi ini kecakapan dan keterampilan. Harapan kami SDM Banten tidak kalah oleh SDM dari luar. Kita (karyawan) harus bangga bahwa hari ini kita dikompetensikan,” ucapnya.

Uji kompetensi karyawan akan mendorong pertumbuhan pariwisata di Kota Serang. ”Pa Jokowi (Presiden RI) sudah bilang bahwa DNA-nya Indonesia adalah pariwisata, dan Pak Jokowi telah menargetkan capaian pengembangan pariwisata,” tuturnya. Sementara, perwakilan dari Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan pada Kemenpar, Ahmad Suharto mengatakan, uji kompetensi wajib dilakukan untuk meningkatkan mutu SDM dalam rangka menghadapi persaingan global. ”Contohnya memasuki MEA, kita sudah siap di sana,” katanya. (SN)***


Sekilas Info

Bedolan Pamarayan Diserbu Warga

SERANG, (KB).- Setelah 10 tahun tak pernah digelar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar kembali Festival Bedolan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *