Sabtu, 18 November 2017

Dive Travel Award 2017, Indonesia Raih Penghargaan Best Destination

Indonesia meraih penghargaan Best Destination pada ajang Dive Travel Award 2017. Selain kategori itu, Indonesia juga meraih predikat Best Dive Centre or Resort untuk Siladen Resort and Spa di Bunaken.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menerima ucapan selamat dari berbagai kalangan saat mengunjungi World Travel Market di London, Inggris. Sampai-sampai host kenamaan CNN International, Richard Quest yang dikenal paling atraktif membawakan tema-tema pariwisata dunia pun ikut nimbrung. Secara langsung Richard memberikan ucapan selamat kepada Menpar Arief Yahya.

Di ajang yang diselenggarakan Dive Magazine itu, Indonesia meraih dua dari tiga penghargaan yang dilombakan. Yaitu untuk kategori Best Destination dan Best Dive Centre or Resort untuk Siladen Resort and Spa, Bunaken. “Indonesia di tahun lalu juga mendapat penghargaan yang sama sebagai Best Destination. Hal itu menunjukkan bahwa destinasi wisata di Indonesia, khususnya selam, memang kelas dunia,” ujar Menpar Arief Yahya, seperti dikutip dari pikiran rakyat, saat menerima penghargaan.

Potensi wisata selam di Indonesia memang sudah tersohor di dunia. Bukan kali ini saja destinasi selam di Indonesia diganjar penghargaan bergengsi dari banyak instansi di dunia. Mereka menyebut bahwa surga bawah laut banyak tersebar di Indonesia. Sebut saja Raja Ampat di Papua, Alor di NTT, Pulau Komodo di NTT, Lembongan di Bali, Lembeh di Sulawesi Utara, Wakatobi juga Bunaken. ”Berbagai penghargaan itu diberikan tidak sembarangan. Itu mempertaruhkan reputasi mereka jika tidak credible. Karena itu, penghargaan juga menaikkan credibility destinasi selam kita,” ucap Arief.

Sejumlah penghargaan dunia itu, dikatakan Menpar, sangat penting untuk tiga alasan yang dia sebut sebagai 3C. Yakni pertama Calibration, kedua Confidence, dan ketiga Credibility. “Jika kita mendapatkan penghargaan, maka self confidence anak bangsa ini naik,” ujarnya. Kemudian yang kedua adalah Credibility. Jika dikomunikasikan dengan baik maka penghargaan (award) yang diperoleh dapat menjadi cara marketing yang paling efektif untuk image. Sehingga tidak perlu bersusah payah menyampaikan keunggulan yang dimiliki. Dalam hal ini pariwisata Indonesia.

”Sebuah penghargaan juga bermanfaat untuk menera apakah yang kita lakukan sudah benar sekaligus mengetahui posisi kita dibandingkan yang lain. Inilah fungsi yang ketiga sebagai Calibration,” ujar Arief. Sejumlah penghargaan dunia itu, dikatakan Menpar, sangat penting untuk tiga alasan yang dia sebut sebagai 3C. Yakni pertama Calibration, kedua Confidence, dan ketiga Credibility. “Jika kita mendapatkan penghargaan, maka self confidence anak bangsa ini naik,” tutur Menpar Arief.

Kemudian yang kedua adalah Credibility. Jika dikomunikasikan dengan baik maka penghargaan (award) yang diperoleh dapat menjadi cara marketing yang paling efektif untuk image. Sehingga tidak perlu bersusah payah menyampaikan keunggulan yang dimiliki. Dalam hal ini pariwisata Indonesia.
”Sebuah penghargaan juga bermanfaat untuk menera apakah yang kita lakukan sudah benar sekaligus mengetahui posisi kita dibandingkan yang lain. Inilah fungsi yang ketiga sebagai Calibration,” ujar Arief Yahya

Ucapan selamat atas raihan Indonesia dalam “Dive Travel Award 2017” langsung mengalir deras. Salah satunya dari host kenamaan CNN International, Richard Quest. Bahkan Richard Quest menyambangi langsung Paviliun Indonesia dan menyalami Menpar atas kemenangan ini. CNN International sendiri akan menayangkan interview Richard Quest dengan Menpar RI dalam program “Quest Means Business”.

Di media sosial, ucapan selamat juga mengalir. Dalam foto yang diunggah oleh akun instagram @kemenpar, netizen langsung mengucapkan selamat. Akun @ardhikurdi misalnya. Ia mengatakan, Indonesia memang layak disebut sebagai negara besar. “Negara ini layak dibilang negara besar karena memiliki hal yang bisa membuat bangga!”.

Kemudian akun @edixar yang menulis,”Woowww….kayaknya ini jadi titik balik pariwisata Indonesia. Mantappp.” Sementara pada akun @violinocarina mengatakan, dengan penghargaan ini diharapkan dapat membuat masyarakat Indonesia semakin sadar wisata dengan ikut menjaga alam dan budaya.
“Setelah menyabet juara, dan dunia tahu bahwa Indonesia punya spot diving yang bagus, selanjutnya perlu dukungan semua pihak agar jalan menuju spot diving itu juga siap, bagus, dan mudah. Perlu diperhatikan mulai dari bandara, transportasi, akomodasi, dan banyak pihak yang akan terlibat,” tulis akun @fygunawan.

Sebelumnya dalam ulasannya, Dive Magazine menulis, bahwa Indonesia benar-benar menjadi favorit juara. Bahkan sejak awal voting, Indonesia sudah mengumpulkan 1,076 suara dari total 9,399 suara, atau mendapatkan 11,45 persen. Dengan modal mencapai 17 ribu pulau, Indonesia memiliki ribuan  spesies dan habibat dengan repeat visitor tertinggi. Dive Magazine menulis, Indonesia memiliki destinasi populer kekinian; Taman Nasional Komodo dan sampai hamparan pantai pasir hitam dan Pulau Lembeh di Bitung, Sulawesi Utara. “Kemenangan Indonesia sudah bisa diprediksi karena memiliki wisata lengkap mulai dari air, daratan, sampai pegunungan,” demikian laporan Dive Magazine melalui laman mereka. (Endang Mulyana)***


Sekilas Info

Kerkhoff, Makam Belanda di Banten Lama

Banten Lama salah satu kawasan yang menyimpan berbagai tinggalan arkeologis ini, sepertinya tidak habis-habisnya mengungkapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *