Sabtu, 16 Desember 2017

Dinilai tak Peduli Kebersihan, Pemkab Tangerang Sesalkan Disdik

TANGERANG, (KB).- Pemkab Tangerang menyesalkan sikap aparat Dinas Pendidikan (Disdik) setempat tidak memiliki data sanitasi sekolah (sanisek). Padahal, pihak Disdik harus melakukan pengawasan terhadap kinerja tiap kepala sekolah. “Sudah menjadi kewajiban instansi terkait untuk memantau kondisi sanisek masing-masing, tapi malah diabaikan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Iskandar Mirsyad, Kamis (15/6/2017).

Oleh sebab itu, pihaknya memanggil pimpinan Disdik setempat, karena dianggap kurang peduli terhadap kebersihan sekolah. Seperti diketahui, Pemkab Tangerang memberikan sanksi kepada 59 kepala sekolah (kepsek) yang telah mengabaikan sanisek. Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memberikan sanksi kepada para kepsek tersebut, selama tiga bulan untuk tidak menjabat.

Sanksi tersebut dikeluarkan setelah ada laporan dari Kelompok Kerja (Pokja) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Bappeda setempat. Pokja tersebut menilai, bahwa kepsek telah lalai merawat dan menjaga kebersihan sekolah, sehingga terkesan diabaikan, seperti kloset kotor, keran patah, pintu kamar mandi jebol, dan tembok penuh coretan dengan kata-kata yang tidak senonoh.

Padahal, Pemkab Tangerang telah menggulirkan program sanisek sejak 2013 hingga 2016 dengan membangun sarana dan prasarana pendukung. Bahkan, program tersebut mendapatkan perhatian khusus dari pihak UNESCO dan Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang mengurus anak-anak. (H-36/Ant)***


Sekilas Info

Kepergok Antar PSK ke Hotel, Mantan Satpam Diciduk

TANGERANG, (KB).- Suh (43) tampaknya gelap mata, setelah kehilangan pekerjaan sebagai satpam (sekuriti). Ia menempuh jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *