Selasa, 17 Oktober 2017

Data Jadi Kunci Kebijakan Pariwisata

SERANG, (KB).- Pihak Dinas Pariwisata Banten terus melakukan upaya dalam memaksimalkan potensi wisata yang ada di Provinsi Banten, salah satunya dengan terus melakukan evaluasi pada sistem informasi manajemen pariwisata daerah (Simparda) Banten. Kepala Dinas Pariwisata Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan, data merupakan hal mendasar yang harus dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan pariwisata.

“Data itu vital, kami harus menjadikan data sebagai basis dalam menyusun kebijakan pariwisata, kami harus aware dan harus peduli terhadap data,” katanya saat menghadiri Kegiatan Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Pariwisata Daerah, di Kantor Dinas Pariwisata, KP3B, Kota Serang, Rabu (27/9/2017).

Ia menuturkan, dengan data yang valid, pihak Dispar Banten dan Dispar Kabupaten/Kota bisa menggali potensi pariwisata dan kegiatan pariwisata apa saja yang akan didukung Pemerintah Pusat. Menurut dia, saat ini pariwisata dijadikan sebagai leading sector oleh Pemerintah Pusat dalam melakukan pembangunan, sehingga menurut dia, setiap unsur pariwisata, baik daerah maupun provinsi, untuk terus melakukan upaya maksimal demi pariwisata yang lebih baik ke depan.

“Mari niatkan membangun pariwisata dengan lebih baik ke depan dan berani menetapkan target ke depan dengan data yang sudah ada,” ujarnya, seperti dikutip dari dispar.bantenprov.go.id, kemarin.
Ia berkomitmen, Provinsi Banten akan berkontribusi positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan serta terhadap target Pemerintah Pusat, yaitu 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 275 juta wisatawan nusantara. “Kami bisa memberi kontribusi positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan, harus berani menargetkan, apalagi sudah punya branding 7 Wonders,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga dihadirkan Kasi Statistik Niaga Jasa Badan Pusat Statistik Provinsi Banten, Adji Subekti. Ia menuturkan, data yang dilaporkan harus berkelanjutan dan konsisten, sehingga data yang masuk selalu terbarui setiap waktu. “Data yang perlu, adalah data yang kontinu, tidak bolong-bolong, yang bagus setiap bulan mengirim data,” tuturnya. Hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Kota, Asita, dan unsur kepariwisataan lainnya. (RI)***


Sekilas Info

Bedolan Pamarayan Diserbu Warga

SERANG, (KB).- Setelah 10 tahun tak pernah digelar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar kembali Festival Bedolan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *