Sabtu, 16 Desember 2017

Dana Desa Diduga Kurang Transparan

PANDEGLANG, (KB).- Komisi IV DPRD Pandeglang inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Menes, yang dilaksanakan oleh PT Himindo Citra Mandiri di Kampung Benteng, Desa Menes, Kecamatan Menes, Selasa (8/8/2017).  Sidak tersebut tidak lain untuk memastikan proses pembangunan di lokasi berjalan lancar, dan tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Sekretaris Komisi IV DPRD Pandeglang, Ade Muamar mengatakan, sidak ini tindak lanjut dari hasil audiensi sejumlah warga dengan Komisi beberapa waktu lalu. ”Beberapa waktu lalu, ada kawan-kawan mahasiswa dan masyarakat beraudiensi dengan kami. Sidak ini tindak lanjut audien dan kami langsung meninjau lokasi dan kami harapkan proses pembangunan bisa berjalan lancar dan kondusif,” katanya.

Pihaknya meminta pelaksana kegiatan PT Himindo, agar tidak merugikan masyarakat dalam proses pembangunannya. Sebab program pemerintah itu harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya warga sekitar. ”Bagaimanapun juga Pandeglang sangat membutuhkan rumah sakit ini, dan saya minta pengembang dan Dinkes, agar melaksanakan pembangunan dengan lancar dan kondusif,” ucapnya

Sementara itu, seorang perwakilan PT Himindo Citra Mandiri, Wawan Setiawan mengatakan, apa yang dituduhkan sejumlah terkait Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Pihaknya memastikan amdal RS Pratama sudah sesuai prosedur, dan koridor, jadi semua itu ada Instalansi pengelolaan limbah (Ipal).
”Jadi limbah RS itu akan dikelola dengan baik dan apa yang selama ini dinilai tidak sesuai oleh sejumlah kalangan, kami rasa itu tidak benar. Kami melaksanakan kegiatan sesuai aturan yang ada, dan kami menjalankan kegiatan sesuai rekomendasi dinas terkait,” ucapnya.

Menurutnya, limbah yang dikeluarkan RS Pratama Menes itu hasil proses pengelolaan yang lebih baik. Sehingga tidak akan membahayakan bagi masyarkat. “Bahkan hasil uji labnya juga jelas. Karena RS itu wajib membuat Amdal dan itu sudah diuji oleh Lingkungan Hidup (LH) dan pihak terkait lainnya,” tuturnya. Meski demikian, kekhawatiran warga terhadap amdal itu hal wajar, karena ketidaktahuan. Tetapi sebelum kekhawatiran muncul, sebaiknya para pihak meminta penjelasan ke LH dulu, jadi biar jelas persoalan yang diangkatnya,” ucapnya. (H-50)***


Sekilas Info

Menjaga 5 Wasiat Ulama Pandeglang

Di depan Gedung Majelis Ulama Kabupaten Pandeglang masih berdiri tegak bangunan tugu wasiat ulama. Di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *