Sabtu, 18 November 2017

Dana BOS Belum Cair, 3 Daerah Belum Serahkan NPHD

SERANG, (KB).- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi angkat bicara terkait dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang hingga kini belum cair.  Menurut dia, hingga saat ini tiga daerah yang belum melengkapi persyaratan terkait naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). “Saya cek per Kamis (12/10/2017), untuk SD/SMP itu kan melalui Disdik kabupaten/kota.

Nah, sampai Kamis (12/10/2017) kemarin setelah saya cek itu 3 daerah itu yang belum NPHD-nya,” katanya, kemarin. Sementara, untuk Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang sudah melengkapi persyaratan. “Daerah yang lain sudah masuk. Ya, kan enggak bisa satu-satu, harus bareng itu pencairannya. Kalau hari ini (kemarin) semua (persyaratan) masuk, saya segera usulkan pencairan ke BPKAD.

Nanti BPKAD mengusulkan SP2D (surat perintah pencairan dana) nanti disampaikan untuk ditransfer ke rekening masing-masing melalui bank penyalur, Bank Banten,” ujarnya. Ia menegaskan, bahwa pihaknya tidak punya niat menghambat pencairan dana BOS tersebut. Jika memang belum cair, menurut dia, pasti ada persyaratan yang belum lengkap. “Itu sudah ada mekanismenya, kecuali ada niat jahat, niat enggak benar. Enggak ada kami dari dulu juga. Apalagi saya dan teman-teman di Disdik tidak ada niat menghambat atau sifatnya melawan hukum,” ucapnya.

Ia menjelaskan, keterlambatan pencairan dana BOS juga, karena dana dari rekening kas umum negara (RKUN) baru masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD), Rabu (11/10/2017) kemarin. “Saya baru dapat informasi, dari RKUN-nya itu baru masuk kemarin. Jadi, bukan berarti ini kami memperlambat. Kalau Disdik ini, begitu ada info dana masuk dari RKUN ke RKUD di BPKAD, kami langsung proses. Begitu kelengkapan sudah siap ya kami usulkan pencairan,” tuturnya.

Sebelumnya, Disdik Kota Tangerang mempertanyakan dana BOS yang tak kunjung cair. Seharusnya, dana BOS pada triwulan III seharusnya sudah turun pada Juli atau Agustus. “Kami sudah melengkapi berkas yang diperlukan sejak lama. Tapi, saya tidak tahu kenapa sampai sekarang dana BOS belum dikucurkan pemprov,” kata Kepala Disdik Kota Tangerang, Abduh Surahman. Kondisi tersebut tidak sedikit membuat pihak sekolah mencari utang untuk menutupi kegiatan. “Akhirnya, kepala SD dan SMP cari akal menutupi dana kegiatan dengan utang,” ujarnya. (RI)***


Sekilas Info

“Sepatu Orang Lain” Buku Karya Wanita Banten Dibedah di Swiss

Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga lima ratus ribu rupiah. Ketika kawan kita membeli …

One comment

  1. Dampaknya ke siswa loh klo gurunya gak gajihan sampe 4 bulan . Guru di sekolah ga tau apa2 tentang terlambatnya bos . Kalau pemerintah udah ga bisa gajih honor jgn so soan pake dana bos yg datangnya gak jelas donk. Balik lagi aja ke spp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *