Sabtu, 16 Desember 2017

Cari Solusi Masalah Perkotaan, Arief Temui Anis Baswedan

TANGERANG, (KB).- Terkait persoalan transportasi, banjir, dan juga penanganan pengangguran, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menemui Gubernur Terpilih DKI Jakarta, Anis Baswedan, Selasa (8/8/2017). Pertemuan yang dilaksanakan di rumah transisi yang terletak di bilangan SCBD Jakarta, Wali Kota Tangerang yang ditemani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Tangerang menyampaikan beberapa usulan terkait penanganan berbagai persoalan di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). “Penanganan persoalan yang ada harus dilakukan secara menyeluruh, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, sehingga tidak ada lagi sekat administrasi, seperti penanganan kemacetan antara Jakarta dan Tangerang, maka diperlukan pendekatan yang lebih intens dengan memerhatikan kepentingan masyarakat secara umum,” tuturnya.

Sedangkan, terkait masalah kemacetan, ia mengatakan, bahwa Pemkot Tangerang sebelumnya sudah koordinasi dengan Pemprov DKI, terutama terhadap pembangunan elevated busway Blok M-Ciledug. “Kami juga mengusulkan Terminal Poris dan Stasiun Batuceper bisa menjadi TOD, sehingga orang yang mau ke luar kota bisa langsung naik dari sana tanpa perlu ke Gambir, sehingga beban Jakarta bisa berkurang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan usulan pembangunan long storage di Kali Mookervart untuk display air bersih dan juga penanganan banjir. “Termasuk juga revitalisasi Situ Cipondoh, karena kalau meluap airnya akan lari ke Jakarta Barat, makanya ini perlu penanganan yang terintegrasi antarwilayah,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Gubernur Terpilih DKI Jakarat untuk bisa bersama-sama memecahkan persoalan tersebut. Sehingga, melalui kegiatan tersebut, persoalan di DKI Jakarta dan Tangerang bisa dipecahkan secara bersama-sama.

Sementara, Gubernur Terpilih DKI Jakarta juga menyambut baik pertemuan tersebut, terlebih Wali Kota Tangerang sudah menawarkan beberapa konsep yang bisa menjadi solusi permasalahan di Jakarta dan sekitarnya. “Secara prinsip saya juga merasa senang, karena Kota Tangerang sangat proaktif datang langsung untuk membahas ini semua,” ucapnya.  Karena, menurut dia, tidak seharusnya pemerintah melihat Jakarta secara sendirian, tetapi lebih Jakarta sebagai Greater Jakarta yang harus juga memikirkan daerah di sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berjanji ke depan ada agenda rutin yang membahas berbagai persoalan di Jabodetabek dengan para kepala daerah lainnya. (H-36)***


Sekilas Info

Kepergok Antar PSK ke Hotel, Mantan Satpam Diciduk

TANGERANG, (KB).- Suh (43) tampaknya gelap mata, setelah kehilangan pekerjaan sebagai satpam (sekuriti). Ia menempuh jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *