Selasa, 12 Desember 2017

Bentuk Tertib Tata Ruang Libatkan Warga

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melibatkan peran serta warga dalam pembentukan tertib tata ruang sehingga pemanfaatan ruang bisa dinikmati bersama-sama. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri menjelaskan, keterlibatan warga tersebut dimulai dari proses perencanaan hingga pengendalian pemanfaatan ruang.

Oleh karena itu, sosialisasi mengenai penataan ruang penting agar penyelenggara mengetahui aturan yang ada dan warga pun dilibatkan di dalamnya.  “Jadi, semua pihak terlibat dalam penataan ruang membangun kota ini,” ujarnya, Selasa (5/12/2017).

Selain itu, dalam penyusunan rencana tata ruang juga dilakukan koordinasi dengan daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang agar dapat menghindari singgungan yang tidak perlu. “Selain kota/kabupaten, kami juga berbatasan dengan AP II yang di dalamnya ada Bandara Soekarno Hatta yang punya otoritas sendiri dalam mengatur tata ruang bandara,” ujarnya.

Harapannya, pelaksanaan tata kota di Tangerang dapat memperhatikan dan menyesuaikan proyek-proyek nasional yang sedang berlangsung mengingat akan berdampak kepada wajah kota seribu industri sejuta jasa ini. “Misalnya proyek jalur kereta bandara atau tol kunciran bandara yang akan dilakukan,” katanya.

Targetkan selesai

Sementara itu Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan, pemkot menargetkan seluruh pembangunan seperti gedung sekolah, turap pasar lingkungan hingga gedung Tangerang Convention Hall di Cimone selesai akhir tahun ini.

Arief menjelaskan, sejumlah pembangunan sarana prasarana pendidikan dan pasar dari hasil pemantauan di lapangan memang sedang dalam penyelesaian tahap akhir. Arief juga meminta kepala proyek di setiap kegiatan untuk bisa memenuhi target pembangunan. Sebab, hasil dari pembangunan ini adalah bagian dari upaya pemkot memenuhi fasilitas publik serta juga solusi mengatasi banjir seperti di Perumahan Total Persada Periuk.

“Pembangunan turap di Periuk harus selesai agar masalah banjir di Total Persada bisa teratasi. Meskinya masih bekerja dan ada sisa waktu selama satu bulan setengah harus dimaksimalkan benar,” ucapnya.  Oleh karena itu, dirinya akan rutin melakukan pemantauan ke lapangan dalam memastikan bahwa pembangunan tersebut berjalan lancar dan sesuai target. Jangan sampai ada kendala dan jika ada pun dapat diselesaikan segera.

Selain turap, Arief juga telah melihat pembangunan gedung baru SMP 31 dengan 15 kelas yang berada di wilayah Kelurahan Alam Jaya, Jatiuwung. “Nantinya bisa buat siswa yang sekarang masih sekolah di SMP 8 Jatake yang ada di Kelurahan Gandasari. Semua jadi masuk pagi, dan tidak kebagi jadi dua shift lagi,” tuturnya.

Begitu juga dengan pembangunan SMP Negeri 27 Gebang Raya, Puskesmas rawat inap Gebang Raya, pembangunan pasar lingkungan Gebang Raya, serta rehab gedung Tangerang Convention Hall Cimone. “Semoga semua bisa selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal, supaya bisa dimanfaatin masyarakat,” ujarnya. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Dafyar Eliadi menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan setiap hari agar memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. (DA)***


Sekilas Info

Tiga Begal Diamuk di Serpong

TANGERANG, (KB).- Tiga orang pelaku begal yang masih berusia remaja berinisial FR (16), MH (16) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *