Senin, 11 Desember 2017
Warga berlomba menangkap ikan di Bendung Pamarayan dalam acara Bedol Pamarayan di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.*

Bedol Pamarayan Targetkan Wisatawan Sebanyaknya-banyaknya

Pemerintah Kabupaten Serang menargetkan wisatawan sebanyak-banyaknya untuk datang dan menyaksikan agenda terbesar tahunan yakni Festival Bedol Pamarayan di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal yang akan dilaksanakan pada rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Serang 12-15 Oktober mendatang. Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Agus Erwana mengatakan, pada tahun ini Pemkab Serang memiliki dua agenda besar yakni Festival Anyer Krakatau dan Festival Bedol Pamarayan. Untuk Anyer Festival Krakatau telah selesai dilaksanakan, dan kali ini tinggal menunggu gebrakan dalam Festival Bedol Pamarayan.

“Kita enggak ada target wisata. Targetnya ini harus sukses, masyarakat diberikan peluang untuk ini dan mudah-mudahan gaung ini akan sukses. Kalau target kita ingin sebanyak-banyaknya,” ujarnya kepada Kabar Banten, Rabu (26/9/2017). Melalui agenda tersebut, Pemkab Serang ingin menarik masyarakat sekitar untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut. Pada acara itu, akan dilakukan pameran hasil pertanian termasuk juga pementasan kesenian yang ada di daerah setempat. ”Kita berharap setiap konsep yang kita lakukan ini harus lebih baik dari yang kemarin,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk waktu pelaksanaannya akan sedikit berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Dimana waktu pelaksanaannya akan dikurangi, namun mutunya akan ditingkatkan.
”Daripada lama tapi malah stannya kosong itu masih kita kaji terus. Insya Allah pemkab akan menyokong dua kegiatan tersebut. Termasuk mungkin akan mencoba memberikan hasil-hasil UMKM yang ada di Kabupaten Serang,” katanya. Agus juga menjelaskan secara singkat sejarah Bedol Pamarayan tersebut. Bedol Pamarayan sebetulnya adalah agenda yang sudah sejak lama dilakukan. Walau kini lokasi bendungan tersebut letaknya di Kecamatan Cikeusal namun masyarakat lebih familiar dengan Bendung Pamarayan.

”Karena kan kita harus yang familiarnya Bedol Pamarayan seharusnya Bedol Cikeusal kan,” ucapnya.
Ia mengatakan, acara fenomenal tersebut memang sudah cukup lama tidak dilakukan. Namun kali ini coba dilakukan kembali akan tetapi disinergikan dengan hari ulang tahun Pemkab Serang. Namun karena kewenangan Bendung Pamarayan adanya di balai besar maka waktu pelaksanaannya pun harus di sesuaikan dengan jadwal pembukaan bendungan. ”Sebetulnya bedol ini dalam rangka kegiatan pengairan untuk perbaikan sarana irigasi, dibedol dan dibuka lalu diperbaiki,” tuturnya. (DH)***


Sekilas Info

Temuan Baru Makam di Selatan Surosowan Banten Lama

Satu temuan baru di lingkungan Banten Lama beberapa waktu lalu diketemukan berkat informasi masyarakat. Lokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *