Selasa, 12 Desember 2017

Banten Promosi Wisata di Bali

Provinsi Banten semakin serius dalam mempromosikan pariwisata Banten ke nusantara hingga mancanegara. Salah satunya melalui event Banten Tourism Week 2017 yang digelar di Bali pada Jumat hingga Ahad (17-19/11/2017). Event bertemakan nuansa Baduy tersebut menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti pementasan budaya, tari, musik tradisional, pameran hingga babancakan.

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Banten, Gunawan Rusminto mengatakan, Banten Tourism Week 2017 merupakan strategi untuk mempromosikan wisata Banten kepada wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Banten. “Ini adalah salah satu strategi Banten untuk promosi wisata Banten tidak hanya turis domestik, tapi juga mancanegara,” katanya saat membuka Event Banten Tourism Week 2017 di Pantai Kuta, Bali, Jumat (17/11/2017).

Salah satu bagian dari Banten Tourism Week 2017, adalah pagelaran Colours Culture Festival 2017 yang diadakan pihak Mitra Praja Utama (MPU), di mana Banten merupakan salah satu anggotanya. Para anggota MPU memiliki komitmen mempromosikan bersama potensi daerah salah satunya pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Banten, Eneng Nurcahyati menuturkan, saat ini Bali menjadi salah satu tempat pusat pergerakan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, sehingga dengan adanya Banten Tourism Week sebagai langkah menjemput bola dalam menarik wisatawan ke Banten. “Banten ikut memeriahkan event tersebut dengan menampilkan angklung, rebana, Cilegon etnic carnival, pameran produk kerajian Banten, serta kuliner Banten,” ujarnya.

Selain Banten, daerah lain di nusantara juga turut meramaikan pagelaran Colours Culture Festival 2017, seperti Yogyakarta, bukan hanya masyarakat lokal, acara tersebut juga turut mengundang perhatian para turis mancanegara. Salah satu kesenian khas Banten yang ditampilkan di Banten Tourism Week 2017 kesenian bela diri, yaitu debus.

Atraksi yang mempertunjukkan kemampuan kekebalan tersebut membuat decak kagum para pengunjung yang hadir. Bukan hanya menonton, turis asing juga diajak untuk ikut melakukan berbagai adegan berbahaya dalam pertunjukan tersebut, mereka terlihat antusias dan langsung menerima ajakan tersebut.

Wisatawan asing juga sangat antusias dengan kuliner yang ditampilkan di Pantai Kuta, Bali. Kuliner Banten diserbu para turis asing yang ingin mencicipi makanan tersebut. Makanan yang disajikan beragam, seperti nasi bakar, oreg teri, sambal hingga pecak bandeng, dan es kelapa gula aren. (Rifki Suharyadi)***


Sekilas Info

Temuan Baru Makam di Selatan Surosowan Banten Lama

Satu temuan baru di lingkungan Banten Lama beberapa waktu lalu diketemukan berkat informasi masyarakat. Lokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *