Minggu , Mei 28 2017 9:51 am
Home / PENDIDIKAN / Banten “Book Fair” Dorong Minat Baca 

Banten “Book Fair” Dorong Minat Baca 

 

SERANG, (KB).- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten menggelar acara Bantan Book Fair 2017. Pameran buku tersebut digelar sejak 15-20 Mei di halaman kantor DPK Banten. Kepala DPK Provinsi Banten Ajak Muslim mengatakan digelarnya “Banten Book Fair” dalam upaya meningkatkan minat, budaya dan kegemaran membac. “Meningkatkan minat baca  salah satu fasilitasnya adalah ketersediaan bahan informasi yang beragam di perpustakaan dan mendekatkan bahan informasi kepada masyarakat di Provinsi Banten,” kata Ajak saat ditemui di sela-sela acara “Banten Book Fair” di Kantor DPK Provinsi Banten, di kawasan Pakupatan, Kota Serang, Senin, (15/5/2017).

Ia menuturkan Banten Book Fair dan dalam rangka memperingati hari buku nasional. Ia mengharapkan, kegiatan ini menjadi salah satu proses peningkatan pengetahuan masyarakat serta upaya perpustakaan dalam peningkatan dan pembudayaan minat baca masyarakat. “Pameran buku bisa menjadi salah satu upaya mengejar ketertinggalan dalam pencapaian indeks pembangunan manusia. salah satu parameter indeks pembangunan manusia ialah tingkat membaca pada masyarakat secara keseluruhan, dan sebagai sarana rekreasi edukasi bagi masyarakat pemustaka,” katanya.

Dijelaskan Ajak, dalam kegiatan Banten Book Fair ini ada beberapa agenda kegiatan pada acara in antara lain bazar buku murah dari berbagai penerbit, bedah buku, pelatihan edukasi, lomba-lomba, donasi buku, berbagi buku, konsultasi perpustakaan dan kepustakawanan bersama ikatan pustakawan Provinsi Banten dan hiburan-hiburan. Ajak menerangkan, untuk di hari pertama diselenggarakan bedah buku “Origami Hati” dari penerbit Agro Media pembicaranya adalah Boy Chandra.

Sementara itu, Boy Chandra narsum dalam acara bedah buku “Origami Hati” mengatakan, dalam membuat karya seperti buku novel tidak sembarang orang bisa melakukannya, hal tersebut harus memiliki keseriusan dan beberapa trik. Sebab menulis merupakan pekerjaan yang mudah sekali bahkan semua orang bisa melakukannya, karena hanya dengan perasaan saja semua orang bisa menulis. “Saat kita dalam perasaan senang maupun sedih mulailah menulis, karena dengan cara itu kita bisa menulis, contoh saat kita sedih tulislah kesedihan kita dalam buku ataupun yang lainnya,” katanya.

Boy juga mengaku selain dari pada itu trik lainnya untuk menulis adalah memulainya dari pengalaman, baik itu pengalaman baik atau buruk dan pengalaman sendiri atau orang lain. “Jika kita ingin benar-benar menulis, pengalaman pun bisa kita tulis untuk membuat hobi ini, tak perlu kita ribet mencari hal lain untuk ditulis,”katanya. Boy juga menambahkan harus ada penerus bangsa yang suka menulis, karena dirinya tidak akan selamanya menjadi penulis. “Suatu saat nanti harus ada yang bisa gantikan saya sebagai penulis, karena kemungkinan saat tua nanti saya tidak akan terus menulis, maka kalian lah bangsa yang bisa meneruskannya,” ucapnya.(Sutisna/Job)***

 

Sekilas Info

perda ramadhan kabupaten serang

Pelanggar Perda Pekat Terancam Tiga Bulan Penjara

SERANG, (KB).- Pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pencegahan, Penanggulangan, dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *