Selasa, 17 Oktober 2017
MoU antara Pemkot Tangerang yang diwakili langsung Wali Kota dengan pihak Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terkait advokasi penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.*

Badan Bahasa Nasional Apresiasi Pemkot Tangerang

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dinilai cukup baik dalam penerapan penggunaan bahasa Indonesia sesuai dengan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia. Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dadang Sunendar saat bertemu dengan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Ruang Rapat Wali Kota Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (19/9/2017).

“Kalau di Kota Tangerang itu 60-70 persen sudah cukup bagus banyak pengumuman yang sudah menggunakan ejaan yang benar, ” katanya. Ia menyampaikan, bahwa hal tersebut tidak terlepas dari komitmen kepala daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di Lingkup Pemkot Tangerang. “Wali Kota Tangerang memiliki komitmen yang bagus dan kuat untuk menertibkan penggunaan bahasa negara yang kami cintai di Lingkup Pemkot Tangerang,” tuturnya.

Profesor yang asli orang Tasikmalaya tersebut juga menyampaikan harapannya, agar wali kota bersama unsurnya bisa menyosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara baik itu di ruang publik maupun bukan. “Harapan kami bapak wali kota dan unsurnya bisa menyosialisasikan tentang penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara di ruang publik maupun di luar publik,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani MoU antara Pemkot Tangerang yang diwakili langsung wali kota dengan pihak Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terkait advokasi penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. “Kami siap membantu dalam meberikan padanan kata dan kosa kata di ruang publik, seperti spanduk dan juga media luar ruang yang lain. Saya juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang, agar bisa mengutamakan bahasa Indoensia sebagai bahasa negara, karena itu jati diri bangsa, yang kedua melestarikan bahasa daerah yang ada di Lingkungan Tangerang dan mendorong masyarakat untuk menguasai bahasa asing,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismanyah menyambut baik penandatangan MoU tersebut. Ia berharap, agar dengan ditandatanganinya MoU bisa semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Mudah-mudahan nanti kami juga bisa mengimplementasikannya. Karena, banyak juga yang gampangin, jadinya banyak hal yang disalahtafsirkan,” katanya. (H-36)***


Sekilas Info

Pendirian Menara Harus Sesuai Prosedur

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan pendirian Base Transceiver Station (BTS) harus sesuai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *