Sabtu, 16 Desember 2017

Antisipasi Pencurian Rumah Kosong, Kapolda: Mudik Lama, Lapor Polisi

SERANG, (KB).- Mengantisipasi pencurian di rumah kosong atau rumsong saat ditinggal mudik, Kapolda Banten Brigjen Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat melapor ke aparat kepolisian. Hal itu dilakukan agar memudahkan petugas mengontrol rumsong yang ditinggal mudik. “Khusus masyarakat yang meninggalkan rumahnya, kita memberikan pelayanan. Kalau ditinggal dalam waktu yang lama tolong untuk diinformasikan kepada kepolisian, nanti kita minta kepada kepolisian terdekat untuk mengontrol. Itu jadi sasaran patroli,” ujar Kapolda, Sabtu (17/6/2017).

Kapolda mengatakan, dalam Operasi Ramadaniya Kalimaya 2017, fokus Polda Banten tidak hanya pada jalur mudik dan jalur wisata. Pengamanan rumsong juga menjadi atensi. Untuk itu, sejumlah personel disiagakan untuk patroli dalam waktu yang telah ditentukan. “Silakan informasikan kepada kepolisian terdekat, kita siap membantu keamanan terhadap rumah-rumah yang ditinggal mudik,” katanya.

Bagi pemudik yang akan meninggalkan rumah diimbau untuk memperhatikan hal-hal yang sifatnya membahayakan seperti listrik. Pastikan rumah terkunci dan titipkan kepada tetangga yang tidak mudik. “Tolong pada saat meninggalkan rumah, hal-hal yang membahayakan seperti listrik, sumber api itu harus betul-betul mati,” tuturnya. Dalam pelaksanaan pengamanan jalur mudik, pihaknya telah menginstruksikan kepada jajarannya dalam menangani berbagai macam kendala di lapangan.

Untuk kemacetan di jalan arteri yang disebabkan pasar tumpah, sejumlah personel disiagakan untuk mengatur lalu lintas. Dua titik pasar tumpah yang telah dipetakan ialah kawasan industri Serang Timur Nikomas dan Cikupa, Kabupaten Tangerang. “Antisipasi di jalur alteri khususnya pasar tumpah, kita siapkan pembatas jalan, kita siapkan personel untuk pagar betis sehingga area yang dibiasanya dipadati parkir kendaraan oleh masyarakat yang turun ke pasar kita sterilkan,” ucapnya.

Kapolda menuturkan, di jalur mudik telah disediakan tiga pos pelayanan. Bagi pengendara motor yang kelelahan saat mudik di perjalanan dapat menggunakan layanan tersebut. Layanan di pos tersebut dijadikan tempat beristirahat atau rest area, bengkel dan kesehatan. “Kalau butuh layanan kesehatan di situ ada dokternya, SPBU keliling juga kita siapkan,” katanya.

Di tiga pos pelayanan tersebut juga terdapat leaflet atau selebaran yang berisi informasi tentang mudik. Pemudik juga dapat mengakses aplikasi Banten Bersatu (layanan berbasis android) untuk mendapat informasi mengenai titik kemacetan. “Bagi masyarakat yang masuk ke dalam aplikasi tersebut akan mendapat informasi titik-titik kemacetan karena di situ tersambung dengan 27 CCTV yang bisa dilihat masyarakat,” ucapnya. (H-47)***


Sekilas Info

Polisi Ungkap Motif dan Identitas Tersangka, Siti Marhatusolihat Dibunuh Adik Kelas

SERANG, (KB).- Sehari setelah penemuan mayat Siti Marhatusolihat, petugas Satreskrim Polres Serang berhasil mengungkap motif dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *