Sabtu, 18 November 2017

Angeun Lada Cep Udin Diburu Pecinta Kuliner

Angeun lada atau sayur pedas beraroma mantap, merupakan salah satu hidangan pelengkap makanan yang berasal dari tanah sunda Banten. Tak heran jika hidangan yang punya aroma mengunggah gairah makan banyak dijumpai di bumi Banten, seperti Lebak, Serang dan Pandeglang.

Namun, berbeda dengan cipta rasa angeun lada buatan Cep Udin yang berlokasi di Jalan Curug Sawer, Pandeglang. Menu angeun lada ini cukup mengakar hingga menjadi menu makanan yang tidak asing bagi warga Pandeglang. Bahkan, para pecinta kuliner yang hendak berwisata ke Pantai Carita dan Tanjung Lesung selalu menyempatkan waktu untuk menikmati menu angeun lada di warung milik Cep Udin.

Hidangan ini memang sudah lama menjadi makanan favorit masyarakat Banten, terutama dijadikan menu makan untuk perayaan hajatan, lebaran, dan acara lainnya. Masakan ageun lada ini punya aroma kuat membangkitkan gairah makan, dan aroma itu berasal dari daun walang sebagai pewanginya.

Dalam dalam bahasa latinnya achasma walang atau jenis tumbuhan yang hanya menghasilkan daun sebagai pewangi makanan. Menu angeun lada Cep Udin ini dari daging sapi bagian babatnya yang diracik dengan bumbu-bumbuan seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan kencur.

Pemilik warung makan, Cep Udin mengatakan, angeun lada ciptaannya itu sudah lama terkenal di Banten. Tentu, bagi warga Pandeglang sudah tidak asing mendengar angeun lada, dan banyak warga yang menyempatkan makan malam di warung ini. Bahkan, setiap akhir pekan banyak para pecinta kuliner yang hendak berwisata ke Pandeglang meluangkan waktu bersama keluarga untuk makan di warung miliknya.

“Ya, para pengunjung selalu menanyakan angeun lada. Karena angeun ini disuguhkan dengan aroma mantap, dan air sayurnya dalam kondisi panas. Jadi selain nikmat, angeun lada ini bisa menyegarkan badan,” katanya. Udin mengaku, saking terkenalnya angeun lada di Banten dan namanya sudah menasional, dirinya pernah diajak oleh mantan Gubernur Banten, Rano Karno ke salah satu stasiun televisi swasta. “Kebetulan saya ini pecinta seni, jadi saya sempat bawakan lagu angeun lada,” tuturnya.

Menurutnya, banyak artis-artis lokal dan beberapa kalangan pesohor nasional makan di warungnya hanya ingin menikmati nikmatnya angeun lada buatan Cep Udin. Termasuk para pengunjung yang makan di warungnya mulai dari masyarakat, pegawai, pejabat dan seniman. “Bukan saja angeun lada, tapi saya sengaja suguhkan makanan khas Pandeglang lainnya seperti ikan bakar, sayur asem, daging panggang, sambal hejo, dan menu-menu makanan lainnya,” katanya. (TB. A. Turmahdi)***


Sekilas Info

Yuk, Cobain Sensasi Unik Makan di Warung Gabruug

Persaingan bisnis di bidang kuliner makin hari makin ketat. Bukan hanya soal rasa atau venue …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *