Selasa, 12 Desember 2017

3 Kecamatan di Kota Serang Rawan Bencana

SERANG, (KB).- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang mencatat, tiga dari enam kecamatan di Kota Serang rawan bencana alam. Ketiga kecamatan tersebut, yaitu Kecamatan Kasemen, Kecamatan Taktakan, dan Kecamatan Walantaka. Kepala Dinsos Kota Serang, Syamsuri Dahlan menjelaskan, dari enam kecamatan di Kota Serang, di tiga kecamatan tersebut yang paling rawan atau sering terjadi bencana alam. “Kecamatan Kasemen rawan terjadi banjir, Taktakan rawan longsor, dan Walantaka rawan terjadi anging puting beliung,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (6/12/2017).

Oleh karena itu, pihak Dinsos Kota Serang melalui taruna siaga bencana (Tagana) yang telah dibentuk pihak Dinsos akan memprioritaskan pembentukan kampung siaga bencana di tiga kecamatan tersebut. Hal tersebut dilakukan, agar ke depannya semua kecamatan ada tim yang tanggap bencana, sehingga bisa lebih cepat penangananya.

Ia menjelaskan, kampung siaga bencana melibatkan unsur masyarakat yang diketuai camat, tetapi tetap di bawah koordinasi pihak Dinsos Kota Serang, karena berada di bawah naungan pihak Dinsos. “Dengan adanya Tagana kan bisa lebih cepat penanganannya jika terjadi bencana tiba-tiba,” ujarnya. Bukan hanya itu, tim Tagana juga melakukan kerja sama antara PKK dan yang disebut PKK Sahabat Tagana. “Saya berharap, setelah adanya pengurus Tagana akan lebih teroganisir semua bencana baik bencana alam dan sosial yang ada di Kota Serang,” tuturnya.

Ketua Tagana Kota Serang, Abu Salim menuturkan, Tagana di Kota Serang bukan hanya simbol, tetapi dapat menjalankan fungsinya. Setelah menjalin kerja sama dengan PKK, yakni PKK Sahabat Tagana, diharapkan ke depan pihaknya akan menjalin dengan beberapa organisasi lain, seperti Pramuka. “Diharapkan Tagana Kota Serang bisa lebih maju,” katanya.

Ketua TP PKK Kota Serang, Vera Nurlaila Jaman menuturkan, masyarakat sudah tidak sulit mencari bantuan ketika ada bencana alam dan sosial. Hal tersebut merupakan upaya dalam melindungi warga Kota Serang.  “Saya harapkan warga bisa membaca atau memprediksi dalam musim-musim di wilayah Kota Serang, seperti banjir,” ujarnya. (TM)***


Sekilas Info

honorer kelurahan

Aktivis Nilai Perlindungan HAM Belum Ditegakkan

SERANG, (KB).- Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional diwarnai aksi unjuk rasa aktivis mahasiwa yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *